KEMBALI NORMAL
Hani Rosiyani
Memulai kembali sesuatu yang sudah lama diubah polanya
Berusaha memaklumi bisingnya kota
Serta manusia didalamnya
Ada yang kembali
Ada yang tetap pada tempatnya
Seperti pada rasa-rasa sepi sebelum satu persatu hal berusaha disepikan
Sebagian nyaman dengan dirumah aja
Sisanya resah ingin bersua dengan insan lain yang terkurung keadaan
Kembali seperti semula itu sebuah harapan
Tapi ingatkah? Harapan selalu berakhir pilu jika kenyataan tak demikian
Kembali normal dengan keadaan dunia yang masih entah berantah kesembuhannya sampai dititik bulan sebelah mana
Menghirup udara luar tidak semenyeramkan itu, tapi terlihat seram kalau tidak pakai masker
Makanya itu, kembali normal jadi perseteruan
Antara insan dan alam
Bumi dan makhluknya
Sampai pada kepercayaan pribadi dan berita-berita fiktif.
Komentar
Posting Komentar